Press "Enter" to skip to content

Tips Emak Rempong Bawa Balita Pergi Berdua Tanpa Kendaraan Pribadi

Ayo Bagikan:

Banyaknya broadcast sana-sini yang menginfokan ttg bahayanya pergi berdua tentang anak, tentu saja membuat para ibu seperti kita menjadi parno untuk pergi.

Padahal keperluan pergi toh tidak melulu ingin “Our time” berdua kan? Tapi memang keperluan mendesak misal bayar sesuatu, ke RS, keluar kota dan keperluan lainnya dimana anak gak bisa dititip ke siapa-siapa atau tidak ada yang bisa menemani.

google image

Saya juga biasa pergi dengan anak, dari naik kendaraan umum jarak dekat, sampai naik pesawat berdua keluar kota. Saya tidak akan melepaskan tangan dari anak saya dan meminimalisir pegang HP jika dengan anak, terutama Balita. Kalau bayi mungkin masih di gendong ya. saya jarang bawa stroller kalau berdua kecuali bisa pinjem di area yang dituju, mall, bandara dll.

Ini sedikit tips dari saya untuk menjaga diri sendiri jika pergi berdua anak supaya dihindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan:

1. Pamitlah kepada orang tua/suami/ tetangga/kerabat dekat yang dipercaya jika kita pergi ke suatu tempat, karena jika terjadi sesuatu kepada kita. keluarga akan mudah mengetahui kita dimana

2. Jangan bawa banyak tentengan mak, pahamilah jika bawa anak bayi/balita kita tidak akan pernah memakai tas slempang kecil yang isinya hp ama struk belanjaan doang. bawalah tas yang bisa menampung semua keperluan kita dan anak di 1 wadah. jadi saat perjalanan tangan kita leluasa untuk menggendong/menggandeng anak.

3. Persiapkan uang/kartu e pass/kunci/uang logam/hp di 1 wadah yang gampang diambil, tas pinggang, kantong atau sisi tas. agar kita tdk repot cari sana sini barang disaat dibutuhkan dan di tempat yang ramai. karena beberapa detik kita meleng saja bisa jadi anak hilang dari pandangan. apalagi kalau anaknya tipe kinestetik. war wer langsung mabur.

4. Jika kerepotan membawa sesuatu atau butuh pertolongan lebih baik langsung minta tolong petugas keamanan/pegawai di tempat yang kita tuju. jangan nitipkan anak/barang bawaan kepada orang yang baru saja dikenal.

google image

5. Anak usia berapapun jika kita akan pergi di toilet ada 2 cara : Anak 0-12bulan bisa sambil digendong. ya banyak cara lah mak biar ttp bisa pipis tanpa kocar – kacir. 😀
untuk anak 1 tahun keatas yang sudah bisa jalan bisa disuruh diam berdiri di dalam toilet menunggu kita selesai membuang hajat sambil diajak ngobrol. berharap aja toilet di Indonesia kayak di Jepang, ada dudukan buat naro bayi pas emaknya lagi buang hajat 🙂

6. Ibu dan anak jangan memakai perhiasan mencolok dan pakaian minim agar dijauhkan dari tindakan tercela. (Kalau anak cewe tetap pakai legin jika memakai rok unyu)

7. Mulai menjelaskan kepada anak jangan mau diajak orang lain, digandeng/dikasih mainan/makanan oleh orang tak dikenal. berteriaklah jika orang tersebut memaksa. Ajarkanlah sedini mungkin, apalagi jika anak gampang akrab dengan orang baru. naudzubillahi min dzalik.

8. Pun, sebagai ibu janganlah sok ikrib mak ama yang duduk disebelah, orang kita aja melatih anak untuk jangan lengah terhadap orang lain, masa mamak ditawarin kosmetik langsung hebring. inget mak, mau mereka pakai hijab panjang, omongan santun, bawa anak banyak, belum tentu dia orang niat baik. jadi jawablah seperlunya dan tidak perlu jujur untuk segala hal tentang data diri kita dan keluarga. Lebih baik waspada daripada tergoda. (jangan baper ya mak, saya juga jualan kok)

9. Bawalah pakaian anak, identitas diri anak, mainan anak dalam tas, jika ada apa2 langsung jembreng kalau itu memang kebutuhan anak kita. bukan kita nyulik anak orang, woey!!

10. Kalau naik kendaraan umum, atau online sebaiknya infokan kepada suami/keluarga ttg tiket, tujuan kita dan nama/tlp supir (kendaraan online) atau jika naik kendaraan umum jarak jauh pilihlah tempat duduk di samping lorong.


tips terakhir : Kalau menemukan orang yang mencurigakan silahkan berbuat yang bikin orang ilfil (ngupil, kentut, sendawa, korek kuping meper sembarangan, ngomong sendiri, pasang senter dll). ini cara yang saya pakai bertahun2 untuk menjaga diri saat sendirian di kendaraan umum.

Tips diatas berlaku untuk para mbah yang bawa cucu berdua, tante/om yang bawa ponakan atau suami yang ketitipan anak.

Semoga Allah selalu melindungi keluarga kita. Amiiin.

@Justkidung
Bunda sayang IIP Bekasi
Admin grup Eksklusif pumping Mama Indonesia

Ayo Bagikan:

Comments

comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *