Press "Enter" to skip to content

Menjadi Ibu Itu, Bisa Mandi 2 Kali Sehari Dengan Tenang Aja Udah Bikin Bahagia Banget. Betul Gak Moms?

Ayo Bagikan:

Menjadi ibu itu emang gak gampang. Apalagi kalau anaknya masih batita. Pasti bakalan sibuk banget deh. Mandiin anak, nyuapin makan, nyiapin baju, belum ngurus rumah dan suami.

Nah, Bunda Annisa Kurnadi ini menuliskan opininya dengan baik banget, yuk simak tulisannya berikut ini.

Bisa mandi 2x sehari dengan tenang aja aku bahagia banget. Punya anak kecil pergi ke kamar mandi super kilat. Buat buang hajat biar badan sehat aja pintu digedorin. Mandi ditangisin sampai sesenggukan apalagi mau luluran, mandi susu, apalagi mandi madu kayak di lirik lagu heuheuuu.

Sudah lupa lah kapan terakhir pergi ke salon.

Beli lulur, peeling, masker cuma digeletakin di meja. Harapannya sempat dipakai. Baru inget punya pas mepet expired. Rutin oles pelembab sama lotion baru-baru ini aja sempat pakai. Soalnya ini kulit sudah retak-retak kering kerontang bagai tanah di musim kemarau. Sekarang mulai inget pakai tabir surya soalnya muka udah banyak bintik-bintik itemnya.

Wis lah disyukuri saja yaaa buibu…

Jaga kesehatan dan kewarasan diri. Insya Allah… Lama-lama bocah makin besar, makin mandiri. Abis itu kita perawatan tubuhnya dirapel biar umur 38 tahun kayak 20 tahun.

Sabar
Ikhlas 
Syukur
Jangan lupa bahagia!

Menjadi ibu itu artinya terkadang harus berkorban menempatkan kenyamanan dirinya sebagai prioritas terakhir setelah kebahagiaan anak dan suami.

Sementara, cantik jaman now itu tergantung:

1. Dari sananya

2. Dari dananya

3. Dari kameranya

Bahkan artis-artis di instagram itu mereka sudahlah cantik dari sananya, perawatan ujung rambut hingga ujung kaki, punya MUA profesional dan ditunjang pula fotografer berkamera serta skills canggih. Sedangkan sebagai orang awam, modal cantik biasa saja masih diterpa penuaan dan cobaan kehidupan.

Oiya sekali lagi ini bukan pembenaran bagi saya untuk malas merawat diri lho ya. Alhamdulillah saya sih cakep *uhuk*

Tapi dulu pada suatu masa, saya bahkan tidak sempat mandi ataupun sekedar menyisir rambut. Kepala jadi kaki. Kaki jadi kepala. Makan sederhana seadanya, yang penting anak sehat. Jadi postingan ini bukan sebagai alasan saya bermalas merawat diri. Bukan.

Postingan ini sebagai solidaritas bagi para ibu di luar sana yang berjuang untuk sekedar bertahan hidup. Memprioritaskan pendidikan dan kesehatan anak di atas kebutuhan luluran, krimbat dan maskeran. Harusnya orang bisa saling mengerti bahwa perut kenyang dan rumah nyaman pun masih menjadi kemewahan bagi orang lain. Apalagi mikir skincare, parfum dan lipen.

Rumah tangga memang dibangun di atas kemauan saling memahami dan kerukunan untuk berjuang bersama antara suami istri. Semoga nilai-nilai cinta kasih juga bahagia kita jauh lebih hakiki dibanding sekedar topeng make up yang kena air hujan pun luntur yaa

Annisa Karnadi

Wahai, Ibu. Anda Pasti Belum Tahu 6 Sikap yang Bisa Meringankan Masalah Ibu Rumah Tangga Berikut Ini.

Dear Ayah Bunda,

Masalah rumah tangga, silih berganti hadir dalam kehidupan kita. Baru selesai masalah yang satu, hadir lagi masalah yang lain. Bahkan ketika masalah itu datang, terkadang membuat hubungan kita dengan suami menjadi hambar, dingin dan tidak seharmonis biasanya.

Bukan karena masalah tersebut yang merusak keharmonisannya, tetapi karena energi kita terkuras untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.

Apalagi seorang suami akan sangat bertanggung-jawab untuk menyelesaikan masalah tersebut, untuk kebahagiaan istri dan anak-anaknya. Sehingga terkadang lupa, bahwa ada kita istrinya dan anak-anaknya yang selalu siap jika diminta bantuan apapun, untuk meringankan beban suami.

Sebagai istri, apa yang bisa kita lakukan untuk membantu suami, menyelesaikan masalah rumah tangga yang sedang dihadapi? Berikut ini beberapa hal yang dapat kita katakan kepada suami, setidaknya kalimat ini membuat suami dan kita sendiri merasa nyaman satu sama lain.

Apa yang sayang butuhkan?

Ketika masalah menimpa pernikahan kita, bisa masalah keuangan ataupun hal lain, terkadang suami tidak ingin membebani masalah tersebut dengan kita istrinya. Tetap tawarkan bantuan pada suami, sekiranya ada sesuatu hal yang ia butuhkan.

Meskipun nanti suami hanya mengatakan “tolong urus saja kepentingan anak-anak”, maka lakukanlah itu jagalah apa yang telah dipercayakan suami pada kita, sementara ia berusaha menyelesaikan masalah yang menimpa rumah tangga kita saat ini.

Apa yang bisa aku lakukan?

Terkadang sebagi istri kita ingin membantu meringankan beban suami, tetapi ketahuilah dengan menjaga apa yang telah diamanahkan suami, itu adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan. Termasuk di dalamnya yang paling penting adalah doa seorang istri yang tidak pernah putus-putusnya, akan membuat suami merasa lebih baik untuk menyelesaikan masalah.

Terima kasih suamiku

Terkadang rasa lelah dan jenuh ketika sedang menyelesaikan masalah, membuat suami hanya membutuhkan perhatian dan kehadiran kita untuk mendampinginya. Biar bagaimanapun suami melakukan hal itu, demi kita istrinya dan anak-anaknya. Ucapkanlah terima kasih sebagai bentuk rasa hormat kita, karena suami telah bersusah payah menyelesaikan masalah yang saat ini menimpa keluarga kita.

Maafkan aku suamiku

Besar kecilnya masalah yang dihadapi, seringkali disebabkan karena kesalahpahaman. Atau kekeliruan yang terjadi antara kita dan suami, serta hal-hal yang terkait di dalamnya. Tidak ada salahnya jika kita meminta maaf terlebih dahulu, tanpa harus mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Hal ini dapat membuat masalah yang dihadapi menjadi lebih baik.

Kami bangga padamu

Siapa yang tidak bahagia jika memiliki suami dan ayah yang bertanggung jawab, dalam menyelesaikan masalah yang menimpa keluarga. Hal ini juga dapat menjadi contoh keteladanan bagi anak-anak kita nantinya, bahwa ayahnya adalah seseorang yang patut dibanggakan.

Bersama-sama dengan kita menyelesaikan masalah yang dihadapi, juga dapat menjadikan pelajaran buat anak-anak, bahwa setiap anggota keluarga harus saling bahu-membahu.

Aku mencintaimu suamiku

Kalimat terakhir yang harus diucapkan adalah ungkapan rasa cinta dan sayang kita kepada suami, atas apa yang telah dilakukannya dan usaha yang telah ditempuhnya untuk kebahagiaan keluarga kita saat ini.

Sumber : keluarga
Please Like dan Share

Ayo Bagikan:

Comments

comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *