Press "Enter" to skip to content

Istri Sholehah Tidak Apa Berbadan Gemuk. Sebab Ia Sibuk Menjaga Suasana Sakinah di Rumahnya, Hingga Lupa Menjaga Berat Badannya

Ayo Bagikan:

Istri Sholehah Biasanya Berbadan Gemuk. Sebab Ia Sibuk Menjaga Suasana Sakinah di Rumahnya, Hingga Lupa Menjaga Berat Badannya. Kalimat ini bukanlah kalimat saya, saya cuma mengutip saja. Namun bila dipikir-pikir, mungkin ada benarnya.

Saat ini, di era yang mendambakan penampilan, kadang masalah berat badan pun bisa menjadi persoalan besar. Padahal juga gak penting-penting amat lho soal berat badan itu bagi sebagian orang.

Nah, kalimat diatas mungkin bisa jadi hikmah bagi kita semua. Bahwa istri yang berbadan gemuk itu bisa jadi karena ia sibuk mengurus rumah tangga, sehingga ia lupa menjaga berat badannya.

Yuk, coba dibaca lagi tulisan inspiratif dibawah ini ya, agar istri yang berbadan gemuk menjadi lebih sadar dan bahagia. Dan suami bisa mengerti dan saling memahami.

ISTRI YG TERTUKAR

Seorang lelaki berdoa : “Oh Tuhan,saya tidak terima . saya bekerja keras di kantor , sementara istri saya enak-enakan di rumah. saya ingin memberinya pelajaran, tolonglah ubahlah saya menjadi Istri dan dia menjadi suami,”

Tuhan merasa simpati dan mengabulkan doanya . keesokan paginya, lelaki yg telah berubah wujud menjadi istri tersebut terbangun dan kemudian menuju ke dapur menyiapkan sarapan, lalu membangunkan kedua anaknya untuk bersiap-siap ke sekolah.

kemudian ia mengumpulkan dan memasukan baju kotor ke dalam mesin cuci. setelah suami dan anak pertamanya berangkat. ia mengantar anaknya yg kecil ke sekolah taman kanak”
pulang dari sekolah TK, ia mampir ke pasar untuk belanja. sesampainya di rumah. setelah menolong anaknya ganti baju ,ia menjemur pakaian dan kemudian memasak untuk makan siang.

selesai memasak, ia mencuci piring bekas makan pagi dan peralatan yg telah di pakai memasak. begitu anaknya yg pertama pulang .ia makan siang bersama kedua anaknya. tiba” dia teringat ini hari terakhir bayar listrik dan telepon . disuruhnya kedua anaknya untuk tidur siang dan bergegas ia pergi ke bank membayar tagihan tersebut
pulang dari bank ia menyetrika baju sambil menonton tv .sore harinya ia menyiram tanaman di halaman kemudian memandikan kedua anaknya.

setelah itu ia membantu mereka belajar dan mengerjakan PR. Jam sembilan malam ia sangat kelelahan dan tidur terlelap tentu masih banyak pekerjaan kecil laennya yg belum dikerjakan setelah 4 hari dia menjalankan peran sebagai istri sekali lagi dia berdoa ya Tuhan, ampuni aku ternyata aku salah aku tak kuat lagi menjalanin peran sebagai istri.
tolong kembalikan aku menjadi suami lagi .”Tuhan menjawab: “Bisa saja.tapi kamu harus menunggu sembilan bulan, karena saat ini kamu sedang hamil

AYOO SIAPA YG INGIN MENCOBA SILAKAN..

Studi: Gemuk Setelah Menikah Itu Tandanya Bahagia

Pernah nggak kamu melihat teman-temanmu yang bertambah gemuk setelah menikah? Atau justru kamu sendiri mengalaminya? Sejak menikah, berat badan malah bertambah tanpa benar-benar kamu menyadarinya.

Well, ternyata gemuk setelah menikah itu tandanya kamu bahagia. Ada sebuah studi menarik yang membahas soal ini.
Seperti yang dilansir oleh lifehack.org, sebuah studi yang dilakukan oleh Research on the National Center for Biotechnology menemukan bahwa bahagia karena cinta itu bisa bikin berat badan kita naik. Para peneliti melibatkan 169 pasangan dan mengikuti perkembangan mereka selama empat tahun.

Tiap pasangan ditimbang berat badannya dua kali setahun dan diminta memberi detail soal kebahagiaan dalam pernikahan mereka. Hasilnya, pasangan yang menyebutkan pernikahannya bahagia berat badannya naik, sementara yang pernikahannya tak bahagia tetap langsing yang pada akhirnya berpisah.

Penjelasannya adalah mereka yang sudah berada di hubungan yang stabil dan bahagia merasa tak perlu lagi tampil atraktif untuk menyenangkan hati yang lain. Mereka sudah percaya diri dengan diri mereka apa adanya.

Sementara pasangan yang tak bahagia merasa punya tuntutan untuk selalu terlihat menarik. Karena mereka masih memiliki kecenderungan untuk menemukan sosok lain yang lebih baik di luar sana.

Hanya saja, penting untuk tetap memperhatikan berat badan tubuh sekalipun sudah menikah. Psikolog Andrea L. Meltzer yang memimpin studi tersebut menyebutkan bahwa tiap pasangan juga masih harus tetap memperhatikan berat badannya. Karena kegemukan bisa berakibat buruk untuk kesehatan, seperti menyebabkan penyakit diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Beberapa faktor lain yang menyebabkan seseorang jadi gemuk setelah menikah, antara lain karena sudah jarang olahraga, tak menjaga pola makan, sibuk dengan pernikahan itu sendiri sampai tak memperhatikan soal berat badan, dan makin tak punya waktu untuk sedikit menggerakkan badan setiap waktunya.

Meski menurut studi tersebut gemuk tandanya bahagia dalam pernikahan (berdasarkan data yang didapat), tapi rasanya akan lebih baik kalau kita tetap menjaga pola hidup sehat setelah menikah. Akan lebih membahagiakan pastinya saat kita bisa menghabiskan waktu lebih  banyak dengan pasangan dalam keadaan sehat. Bagaimana menurutmu, Ladies?

sumber: vemale.com & fb

Ayo Bagikan:

Comments

comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *