Press "Enter" to skip to content

Hai, Suami, Kalau Istri Minta Foto Bersama, Turutilah.. Jangan Pelit-Pelit Amat, Karena Itu Membahagiakan Istrimu

Ayo Bagikan:

Saya termasuk orang yang, yah, gimana ya, tidak terlalu suka untuk foto-foto selfie kemudian memamerkannya via media sosial. Saya sih sadar bahwa tampang saya ini bukan fotogenik, tidak cukup tampan seperti bintang film, itu yang kadang membuat saya tidak pede.

Melihat diri di cermin saja saya seperlunya. Sekadar untuk sisiran. Lha, piye, makin lama melihat cermin, tampang saya juga tidak berubah. Masih seperti yang dulu. Penuh bekas jerawat di kanan kiri.

Saya cuma menyimpan beberapa foto saja, yang itu pun diambil dengan kamera khusus yang telah melewati proses editing secara signifikan. Karena itu hape saya sangat jarang sekali berisi foto-foto saya, paling banyak adalah foto anak saya. Itu pun hasil jepretan istri yang selalu rutin ia kirim.

Saya juga termasuk orang yang tidak terlalu sering berfoto bersama istri. Saat jalan-jalan, saat pergi bersama, jarang sekali kami ada foto bersama. Pun saat ada momen-momen tertentu, juga tidak ada fotonya.

Misalnya saat lebaran kemarin. Saat dimana setiap orang berlomba-lomba foto bersama keluarga, lalu memberinya quote ucapan lebaran, lalu diposting di facebook, nah, saya kok tidak punya foto seperti itu. Yah, paling sekali dua kali foto bersama, itu pun hanya disimpan di memori hape.

Tapi bagi wanita ternyata foto bersama itu punya arti penting lho. Yah, mungkin ini sudah tabiat ya. Sudah jadi sifat dasar. Mungkin lho ya, tapi rata-rata wanita kok ya memang suka banget narsis dan difoto. Dengan berbagai macam alasan.

Nah, bagi para suami, kalau istri minta foto, layani saja. Tidak perlu berbantah macam-macam. Lha wong, gak ada ruginya kan?

Daripada ribut mending foto sedetik dua detik. Pakai hape pun bisa. Dan lihat wajah istrimu, ia akan tersenyum bahagia. Mungkin ini naluri para istri, mereka ingin mengabadikan momen-momen bahagia. Momen bersama suami ataupun anak-anaknya.

Bukan untuk pamer. Bukan pula untuk narsis. Tapi sebuah foto adalah salah satu benda yang bisa menceriakan hati wanita dalam jangka waktu yang lama. Ia tidak sekadar foto, tapi ada kenangan di dalamnya.

Maka kalau sedang di foto sama istri, wahai para suami, tersenyumlah. Jangan cemberut. Dan turuti kemauannya. Perkara sederhana gitu aja sudah bikin happy istri kok.

Lha, kalau yang sederhana gitu tidak dituruti, bisa-bisa malah dia minta hal-hal yang lebih mahal, misalnya kalung emas, kan malah tambah repot bin mahal tho? 😀

Hai, Suami.. Uang Bukanlah Segalanya yang Diinginkan Para Istri, Ia Lebih Butuh Perhatian, Kenyamanan dan Ketenangan

Ketahuilah Para Suami…

Tidak selalu materi melimpah yang dinantikannya.
Dia percaya bahwa banyak / sedikitnya materi yang kau beri, bukan masalah baginya.

Tidak semua istri berpikir segalanya selesai bila materi tercukupi.
Ada sebagian wanita lebih membutuhkan kasih sayang, kenyamanan, perhatian dan ketenangan dibanding dengan materi melimpah yang kau beri.

Bila kau anggap sudah cukup dengan memberikannya kecukupan materi. Tidaklah benar
Ingatkah akan janji yang diucap saat akad ? Ingatkah bagaimana manisnya saat kau pinang dirinya dari ayahandanya ? Ingatkah bagaimana kau meyakinkan ia untuk mau bersanding denganmu ?

Kemanakah semua itu ? Mengapa kini hilang begitu saja ?

Jangan sampai ambisi akan dunia melalaikanmu dalam beribadah kepada-Nya.
Berbuat baik pada istri, bersedekah melalui perhatian, memberikan ketenangan padanya dan kasih sayang yang cukup pun ibadah kepada-Nya.

:: Wahai, Suami.. Ini Mengungkapkan Rasa Cinta Kepada Istri, Dan Mengajak Istri Beribadah Bersama

Dear Ayah Bunda,

Dalam berbagai kesempatan Rasulullah selalu menjelaskan dengan gamblang tingginya kedudukan wanita disisi beliau. Mereka kaum hawa memiliki kedudukan yang agung dan derajat yang tinggi. Rasulullah pernah menjawab pertanyaan Amr bin Al Ash ra seputar masalah ini, beliau jelaskan padanya bahwa mencintai istri bukanlah hal yang tabu  bagi seorang lelaki yang normal.

Amr bin Al Ash ra pernah bertanya kepada Rasulullah saw : “ Siapakah orang yang paling anda cintai? “ beliau menjawab : “ Aisyah “. (mutafaqun alaihi)

Bagi yang mengidamkan keharmonisan rumah tangga, hendaklah sering-sering membaca kisah-kisah Aisyah bersama Rasulullah saw. Dan mempelajari bagaimana kiat-kiat Rasulullah saw membahagiakan Aisyah ra.

AJAK ISTRI UNTUK BERIBADAH BERSAMA
Suasana rumah tangga Rasulullah yang penuh kebahagiaan dan keharmonisan memang sudah selayaknya menjadi contoh untuk kita semua. Suasana harmonis seperti itu hanya dapat terwujud dengan bimbingan taufik dan hidayah dari Allah. Salah satu faktor terbinanya rumah tangga yang harmonis bahkan merupakan pilar utamanya adalah beribadah bersama. Suami hendaklah mengajak istrinya untuk beribadah bersama, shaum sunnah bersama, dan beberapa ibadah lainnya yang bisa dilakukan bersama-sama.

Rasulullah saw telah mencontohkan hal itu. Beliau senantiasa menganjurkan istri-istri beliau untuk giat dalam beribadah kepada Allah serta membantu mereka dalam melaksanakan ibadah, sesuai dengan perintah Allah swt.

“ Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rizki kepadamu , kamilah yang memberi rizki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa “. (thaaha 20 : 132)

Aisyah ra menceritakan : “ Rasulullah saw biasa mengerjakan shalat malam sementara aku tidur melintang di hadapan beliau. Beliau akan membangunkanku bila hendak mengerjakan shalat witir “. (mutafaqun alaihi)

Rasulullah saw menghimbau umatnya untuk mengerjakan shalat malam dan menganjurkan agar suami istri hendaknya saling membantu dalam mengerjakannya. Sampai-sampai sang istri boleh menggunakan cara terbaik untuk itu, yaitu dengan memercikkan air ke wajah suaminya, demikian pula sebaliknya. [reportaseterkini.net]

Ayo Bagikan:

Comments

comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *