Press "Enter" to skip to content

Bukan Hanya Melarang Anak, HAL-HAL Dibawah Ini Justru JANGAN DILARANG. Biarkan Anak Melakukannya

Ayo Bagikan:

Ayah Bunda, Jangan Larang Anak Saat Anak Melakukan Hal-Hal Dibawah Ini

Dear Ayah Bunda,

Anak-anak pada dasarnya penasaran tentang segala hal yang mereka temui. Karena mereka belum memiliki banyak pengalaman dalam hidup, makanya kadang mereka bereaksi sedikit berlebihan tentang apa pun, baik dalah hal positif maupun negatif. Meskipun begitu, sebaiknya Bunda jangan melarang tujuh hal yang mereka lakukan berikut ini.

#1
Ketika Bunda melihat si kecil menangis, Bunda langsung segera bertanya apa yang terjadi dan kenapa menangis. Tapi Bunda harus paham mereka juga memiliki perasaan yang harus mereka luapkan. Mereka akan berhenti menangis ketika mereka ingin, karena sudah jelas, menangis itu rasanya enggak nyaman.

#2
Anak-anak suka tertawa meski kadang enggak pada tempatnya. Tertawa juga merupakan peluapan rasa dan emosi. Biarkan mereka mengekspresikan diri mereka sendiri.

#3
Anak-anak memang seharusnya bermain. Ketika mereka bermain-main dengan binatang peliharaan atau barang yang ada di rumah, biarkan saja. Awasi saja dan cegah bila sudah mendekati bahaya. Karena anak-anak belajar melalui permainan.

#4
Bunda mungkin sering melihat orang yang melarang anak-anak bermain di tengah hujan dan melompati kubangan air. Padahal Bunda enggak sadar, kalau Bunda larang mereka, mereka enggak akan memiliki memori yang menyenangkan ketika sudah tumbuh besar. Biarkan saja mereka bersenang-senang dan melakukan hal konyol selagi masih pantas dilihat orang lain. Bayangkan kalau Bunda yang sudah dewasa baru mencoba hal ini sekarang.

#5
Anak-anak sering sekali membuat segalanya berantakan. Kamarnya, meja makan, dapur, ruang tamu… di mana pun! Jangan Bunda larang apa lagi memarahi mereka. Biarkan mereka tumbuh sewajarnya dan berkreasi. Jangan sampai larangan Bunda justru mengikat kreatifitas mereka.

#6
Bukan cuma Bunda yang sudah dewasa sering beradu argumentasi. Anak-anak juga sering. Mereka kadang beradu argumen dengan teman-temannya. Jangan salah sangka dan mengira mereka berkelahi, lantas langsung Bunda pisahkan. Dengarkan saja apa yang mereka bicarakan. Ini adalah proses di mana mereka belajar untuk menyelesaikan masalahnya sendiri dengan berbicara. Bukan dengan kekerasan.

#7
Karena anak-anak perlu belajar untuk berusaha memecahkan masalah dengan kemampuannya sendiri. Ketika mereka mendapatkan kesulitan, jangan langsung bantu mereka. Perhatikan dan awasi saja. Ketika mereka sudah terlalu lama berkutat pada masalah tersebut, barulah tanyakan, “apakah kamu butuh bantuan?” Ini akan membantu mereka berpikir dan menyadari sampai mana kemampuan mereka.

Nah, itu dia tujuh hal yang enggak boleh Bunda larang. Biarkan mereka tumbuh dengan mengalami segala rasa dengan wajar.

Sumber: bintang.com

Sudahkah Anda Mendengar Anak? Atau Hanya Sibuk Memerintah Anak?

Ayah Bunda yang Budiman..

Pendidikan keluarga dibutuhkan keahlian tertentu. Faktanya, orangtua yang baik itu sendiri suatu keahlian. Membesarkan anak-anak sebenarnya, pengalaman belajar untuk orangtua meskipun tampak seolah-olah orangtua banyak mengajari anak-anak.

Dalam setiap percakapan dengan anak-anak, apakah Bunda tahu mengapa mendengarkan adalah penting? Nah, itulah satu-satunya cara Bunda akan dapat mengetahui tentang perasaan dan emosi anak-anak Bunda. Anak-anak ingin pendapat mereka didengar seperti orang dewasa. Ini memberi mereka rasa aman dan kepuasan. Tapi orang tua sibuk cenderung mengabaikan kebutuhan anak-anak mereka karena berbagai alasan. Inilah sebabnya mengapa mendengarkan adalah penting dalam berkomunikasi dengan anak.

Jika Bunda ingin membesarkan anak-anak sehat secara emosional, penting untuk menjadi pendengar yang baik.
Memahami perasaan anak

Jika perasaannya tidak dimengerti, anak Bunda mungkin entah menjadi penyendiri atau berubah menjadi pemarah sepanjang waktu hanya untuk mendapatkan perhatian Bunda. Ini bukan hal yang baik!

Mendengarkan memberikan mereka rasa aman
Ketika Bunda sabar mendengarkan anak Bunda, dia mungkin merasa aman karena ia percaya pada kekuatan Bunda. Adalah baik untuk menghabiskan banyak waktu dengan anak-anak Bunda untuk membuat mereka merasa aman.

Mendengarkan yang membuat anak merasa terlindungi
Ketika anak mendapatkan masalah, Bunda sebagai orang yang pertama tempat anak akan mengadu, dan ketika Bunda mendengarkan dan menyelesaikannya, anak Bunda akan merasa terlindungi.

Membantu anak dalam proses berpikir
Jika Bunda ingin tahu bagaimana anak Bunda sehat atau tidak sehat dan betapa dia mencintai Bunda, penting untuk menjadi pendengar dan kadangkala dengan teliti meluangkan waktu mengamati anak Bunda.

Mendengarkan membuat Bunda menjadi orangtua yang baik
Ya, secara bertahap Bunda akan menjadi orangtua yang lebih baik ketika Bunda menjadi pendengar yang baik.Kita tahu anak-anak akan lebih baik jika Bunda dapat menyediakan mereka dengan segala sesuatu dengan cara yang baik.

Semoga bermanfaat ya .. 🙂
Please Like and Share!!!

Ayo Bagikan:

Comments

comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *