Press "Enter" to skip to content

Bu, Ibu, Baca yaa.. Suamimu yang Kau Keluhkan Itu Adalah Seperti Dirimu, yang Tidak Sempurna dan Terkadang Berbuat Salah

Ayo Bagikan:

SUAMIMU 

Suamimu yang kau keluhkan itu adalah seorang hamba Allah juga seperti dirimu yang tidak sempurna terkadang berbuat salah dan dosa.

Suamimu yang ingin kau rubah itu adalah hamba Allah yang tidak sama dengan dirimu ia berjenis kelamin laki2 yang tentu harus engkau ketahui membutuhkan waktu yang lama untuk bisa beradaptasi dengan dirimu.

Suami yang kau dambakan Kesempurnaannya itu adalah sama dengan dirimu yang ingin di mengerti bahwa ia pun menginginkan engkau banyak berbuat baik pada dirinya

Karena itu penuhilah hak dan kewajibannya dan mintalah hakmu pada Rabbmu untuk menutup peluang setan membuka lebar pintu hatimu untuk menggugat cerai Suamimu

Demi Allah jika Dzat yang diatas langit berkenan merubah Suamimu maka tidak ada yang akan bisa menghalanginya Walau jutaan manusia berkumpul untuk menghalangimu dari mendapatkan kebaikan dariNya.

Hidupnya di sisimu adalah tidak lama maka berusahalah untuk meraih keridhaannya agar Rabbmu yang diats langit ridha padamu.

Percayalah jika ia mendahuluimu meninggalkan dunia yang fana ini dan engkau telah memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya ia akan menjadi saksi pemberat mizan kebaikan amal shalihmu di hari akhir jangan menjadi sebaliknya engkau akan celaka dan binasa.

Janganlah engkau tolehkan mata dan hatimu pada kehidupan kawanmu di luar sana yang membuat berkurang rasa syukurmu sehingga engkau membandingkan Suamimu dengan suami kawanmu…

Ketahuilah apa yang telah di takdirkan di hadapanmu adalah pilihanNYA dan Rabbmu senantiasa memberikan yang terbaik untukmu apakah engkau berfikiran Rabbmu senang mencelakakan dirimu? Sedangkan IA adalah Maha Pengasih dan Penyayang pada para HambaNya

Berbahagialah dengan apa yang kau dapati sekarang dari Suamimu tutupilah kekurangannya dan ingat-ingat selalu kebaikannya Walau menurutmu hanya sedikit maka bila engkau bersyukur yang sedikit itu akan Allah berkahi dan di tambah lagi di kemudian hari.

Dan karena Suamimu hanyalah manusia biasa bukan malaikat ketika engkau mendapati hatimu luka atau Kecewa karena perlakuannya padamu maka ingatlah firmanNya agar engkau senantiasa menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong dirimu di kala gundah dan air mata tertumpah karena sungguh hal itu sangat berat oleh hawa nafsumu untuk bersabar dari keadaan tersebut kecuali orang yang benar-benar khusyu’ dalam shalatnya dan mengharapkan pahala dari kesabarannya.

Sesungguhnya kerugian itu adalah ketika engkau kehilangan pahala kesabaran terhadap musibah yang menimpamu jangan sampai engkau mendapatkan kerugian itu karena akan membuat setan sangat bahagia.

Sekali lagi jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu agar engkau segera mendapatkan PertolonganNya dan bertambah iman dan takwamu sehingga engkau menjadi wanita yang paling berbahagia…

Bukankah kebahagian sejati itu ketika engkau berhasil menghadapi semua musibah dalam kehidupanmu dan engkau Menghadap Rabbmu dengan banyak pahala ??

Istri yang Mengeluhkan Suami

Seseorang wanita yang baru saja menikah datang pada ibunya dan mulai mengeluh tentang tingkah laku pasangannya itu. Setelah menikah ia baru tahu karakter asli pasangannya yang keras kepala, suka bermalas-malasan, boros, dan lain-lain.

Wanita ini berharap orang tuanya ikut mendukung dia menyalahkan suaminya itu. Namun dia sangat kaget karena saat itu sang ibu hanya diam saja… bahkan kemudian ibunya pergi ke dapur, sementara wanita ini terus bercerita dan mengikuti ibunya ke dapur. Lalu sang ibu mulai memasak air. Setelah beberapa waktu akhirnya air pun mendidih.

Sang ibu lalu menuangkan air yang masih panas itu ke dalam 3 gelas yang telah dia siapkan. Dalam gelas pertama dia memasukkan sebuah telur, di gelas ke dua dia memasukkan wortel, sedangkan di gelas ke tiga di memasukkan kopi.

Setelah menunggu beberapa saat, si ibu menunjukkan isi ketiga gelas tadi ke putrinya itu. Dan hasilnya: wortel yang keras menjadi lunak, telur yang mudah pecah menjadi keras, dan kopi menghasilkan aroma yang harum.

Lalu si ibu mulai menjelaskan:

“Anak ku… masalah dalam hidup itu seperti air mendidih. Namun bagaimana sikap kitalah yang menentukan dampaknya.

Kita bisa menjadi:
1. Lembek seperti wortel
2. Mengeras seperti telur
3. Atau harum seperti kopi

Jadi wortel dan telur bukan mempengaruhi air, tapi merekalah yang berubah karena air panas itu. Sementara kopi malah mengubah air, membuat air itu menjadi harum.Akan sangat mudah untuk bersyukur pada saat keadaan kita baik-baik saja, tapi apakah kita dapat tetap bersyukur saat kita ditimpa masalah?”

Hari ini kita belajar ada tiga reaksi orang saat masalah datang menghampiri mereka:
1. Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh, dan mengasihani diri sendiri
2. Ada yang mengeras, marah, dan menyalahkan pihak lain
3. Ada juga yang justru semakin harum, menjadi semakin kuat dan bijaksana

Itu semua tergantung pilihan kita sendiri bagaimana kita merespon sebuah permasalahan. (sumber: maxmanroe.com)

Like n Share..

Ayo Bagikan:

Comments

comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *