Press "Enter" to skip to content

Benarkah suami penyebab stres ibu dua kali lipat dibandingkan anak? Suami wajib tahu!

Ayo Bagikan:

Ada banyak yang menjadi sebab stres seorang ibu. Mulai dari tingkah anak-anak yang nakal, kerjaan rumah tangga yang tidak kunjung habis, dan termasuk tingkah para suami. Nah, benarkah bahwa suami itu menjadi sebab stres dua kali lipat dibandingkan anak-anak?

Menurut tulisan yang dimuat dari theasianparents, hal itu mungkin saja. Selengkapnya berikut ini ulasannya.

Jika seorang ibu rumah tangga mengalami stres, kebanyakan orang mengira hal itu disebabkan oleh kerepotan mengurus anak. Namun, penelitian membuktikan bahwa suami adalah penyebab stres ibu, melebihi yang dilakukan oleh anak-anak.

Bahkan, penelitian ini juga menunjukkan bahwa peran suami dalam membuat istri mengalami stres, dua kali lebih tinggi dibandingkan anak-anak.

Ada banyak hal yang dilakukan suami hingga jadi penyebab stres ibu. Seperti tuntutan dan espektasi terhadap istri yang tidak masuk akal. Tanggung jawab mengurus anak yang tidak dibagi. Hingga kurangnya kehadiran, dukungan emosional, ketidaksetiaan, dan terlalu fokus pada pekerjaan.

Semua itu bisa membuat istri merasa diabaikan.

Penelitian berikut ini, mengacu pada kategori stres ibu yang disebabkan suami, karena tidak terlibat aktif dalam mengasuh dan mendidik anak.

Pengasuhan anak seharusnya adalah tanggung jawab bersama antara suami dan istri. Namun, masih banyak rumah tangga yang membebankan kewajiban mengurus dan mendidik anak hanya kepada ibu. Hal ini menjadi penyebab stres ibu rumah tangga.

Dalam budaya patriarki yang sangat kental di Indonesia, tanggung jawab mengurus rumah tangga dan anak-anak biasanya hanya dibebankan kepada istri. Sedangkan suami fokus mencari nafkah, dan tentu saja mengharapkan dirinya dilayani dan dipenuhi setiap keinginannya sebagai kepala rumah tangga.

Hal ini tidak saja merepotkan istri, namun juga menambah beban yang ia pikul. Tak heran jika ibu rumah tangga menjadi rawan stres.

Ulah para suami membuat istri menangis karena stres ini, harus dihindari. Apalagi jika Anda berdua ingin pernikahan lebih harmonis, dan ibu bisa bahagia.

Ulah suami menjadi penyebab stres ibu

1. Kurangnya dukungan yang diberikan pada istri

Kewajiban menjadi orangtua, adalah tugas bersama antara suami dan istri. Tanggung jawab mendidik dan membesarkan anak-anak seharusnya dibagi. Baik ayah maupun ibu memegang peranan penting dalam hidup anak. Jika hanya ibu yang dibebani tanggung jawab ini, tentunya dia akan kewalahan.

Beberapa studi menunjukkan, 45% wanita yang disurvei, mengatakan bahwa stres yang mereka rasakan sebagai ibu lebih banyak disebabkan oleh kurangnya dukungan dan keterlibatan suami dalam membesarkan anak-anak.

Para suami biasanya membela diri dengan mengatakan, bahwa masalahnya ada pada sang istri yang tidak mampu meminta tolong. Dan berasumsi bahwa mereka bisa menyelesaikan semua masalah terkait anak-anak seorang diri.
Penelitian ini menyimpulkan, komunikasi yang baik antara suami istri adalah solusi tepat. Komunikasi antara suami istri bisa mengurangi kesalahpahaman, sehingga bisa meminimalkan stres istri.

2. Membantu istri bukanlah utang budi

Para suami seringkali enggan mengurus anak karena menganggap hal tersebut sepenuhnya tanggung jawab istri. Akibatnya, ketika sekali waktu mereka memandikan anak, menidurkannya atau mengajak sang anak jalan-jalan, mereka menganggapnya sebagai bantuan besar.

Membantu istri mengurus anak juga merupakan tanggung jawab suami. Apabila suami mengurus anak satu hari, lalu menganggap telah memberi istrinya utang budi yang sangat besar, itu adalah hal yang salah.

3. Suami kerap menutup mata atas lelahnya istri mengurus rumah tangga

Tak jarang, suami dibutakan oleh penatnya pekerjaan mencari nafkah setiap hari. Akibatnya ia kurang menyadari bahwa pekerjaan rumah tangga yang dilakukan istri juga menguras tenaga.
Bila istri diam saja, bukan berarti dia tidak mengeluh. Dia menyimpan kelelahannya dalam hati.

Dan menerima amarah atau keluhan suami dalam diam. Hal inilah yang lama kelamaan akan jadi penyebab stres ibu.

4. Suami sering menyalahartikan omelan istri

Istri Anda suka mengomel? Ingat, bukan berarti dia sedang memarahi Anda. Tetapi, itu tandanya dia meminta perhatian dari Anda sebagai suami. Mengharap agar kelelahannya mengurus rumah dan anak dipahami.

Pernikahan adalah kerjasama, bahu membahu membangun keluarga bahagia. Jika hanya satu pihak yang berusaha keras melakukan semuanya, tentu tidak sehat untuk hubungan Anda berdua.

Buat para suami, berusahalah lebih peka pada kebutuhan istri. Anda menikahinya karena cinta, jangan sampai kalian kehilangan cinta karena tak mau berbagi beban mengurus anak bersama-sama.

:: Inilah Rahasia Seorang Ibu yang Tak Banyak Disadari Orang..

Dear Ayah Bunda,

Menjadi seorang ibu bukanlah tugas yang mudah. Banyak sekali amanah yang harus diemban dan tugas yang harus dilaksanakan untuk menjadi seorang ibu yang baik.

Dibalik kekuatan seorang ibu, ada beberapa hal yang sebenarnya disembunyikan oleh seorang ibu terhadap anaknya. Mereka tidak akan pernah tahu, hingga suatu saat nanti mereka mengalaminya sendiri. Menjadi seorang ibu.

1. Perasaan mau menyerah
Seorang ibu juga manusia biasa dan juga seorang perempuan. Pasti ada perasaan mau menyerah ketika ada hal hal yang tidak sesuai dengan harapannya. Tetapi perasaan ini segera ditepis apalagi di hadapan anaknya. Pantang bagi ibu untuk menyerah di hadapan anak. Seorang ibu yang mau menyerah berubah menjadi orang yang sangat kuat di hadapan anaknya.

2. Kesedihan
Pastinya sebagai seorang manusia, ibu juga mengalami yang namanya kesedihan. Sedih akan kehilangan, ataupun perasaan sedih lainnya yang ditutupi dengan wajah yang selalu tersenyum di hadapan anaknya. Seorang ibu tidak mau membuat anaknya sedih sehingga ia tidak menampakkan kesedihan tersebut di hadapan anaknya.

3. Air mata
Jika seorang ibu berurai air mata, pastinya sebagai seorang anak akan merasa sedih. Pantang bagi seorang ibu untuk menangis di hadapan anaknya. Jika seorang ibu ingin menangis, dia akan mencari tempat yang jauh dari hadapan anaknya.

4. Lemah
Seorang ibu tidak akan menunjukkan betapa lemahnya dia dihadapan anaknya. Selemah apapun kondisi seorang ibu dia akan tetap menunjukkan kekuatan di hadapan anaknya. Hal ini dilakukan agar anak merasa kuat dan tegar dalam menghadapi situasi yang sulit.

5. Sakit
Sebenarnya sebagai manusia biasa, seorang ibu juga bisa jatuh sakit. Tetapi walapun terkena sakit, ia tidak akan menunjukkan di depan Anaknya dan berusaha untuk tidak membuat si anak khawatir. Ia juga akan berusaha agar anak tidak ikut tertular sakit, dan ia akan tetap membantu anak-anaknya.

6. Lelah
Kelelahan mengurus rumah dan anak, kerap dirasakan seorang ibu. Apalagi saat semua butuh perhatian di saat kondisi dan mood ibu yang sedang tidak baik. Tetapi walaupun merasa lelah, ia tidak akan menunjukkan hal tersebut di hadapan anaknya. Selelah apapun, saat melihat anak bahagia dan cerita tentu semuanya tidak terasa lagi.

Masih banyak rahasia lain yang tidak akan pernah seorang ibu tunjukkan kepada anaknya. Hal ini bukan karena ingin merahasiakan, tetapi semata – mata karena sebegitu dalam rasa sayang seorang ibu sehingga ia berharap anaknya hanya merasakan hal – hal yang bahagia saja.

Padahal tidaklah demikian. Karenanya sebagai seorang anak, sayangi ibumu. Bahagiakan dia sebelum terlambat!

Semoga bermanfaat yaa… 🙂
Please Like and Share!!!
Sumber: keluarga.com

Ayo Bagikan:

Comments

comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *